
Universitas Nahdlatul Ulama Al Ghazali (Unugha) Cilacap berperan aktif dalam kegiatan Strategi Percepatan Pembangunan Ekonomi Kawasan Jawa Tengah bagian Selatan (Jasela).
Percepatan Pengembangan Wilayah Jasela meliputi 6 Kabupaten antara lain, Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen dan Purworejo.
Dalam hal ini, Unugha melalui Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Humas dan Alumni Shoiman Nawawi mengatakan pada prinsipnya Unugha ikut mendukung rogram pemekaran Jawa Tengah bagian Selatan, yang digawangi oleh enam kabupaten Barlingmascakebpur.
“Unugha siap, berkontribusi dalam penyusunan naskah akademik dalam pemekaran Jawa Tengah bagian Selatan. Dan juga dalam hal, penelitian-penelitian potensi-potensi yang ada, baik bidang Pertanian terpadu dan Industri,” urainya.
Khususnya untuk penelitian potensi di Kabupaten Cilacap dalam bidang Ekonomi berbasis Maritim.
“Harapannya nanti Unugha menjadi center kajian, pengembangan Jasela,” harapnya.
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dapil Jateng Abdul Kholik mengungkapkan hasil pengawasan DPD bahwa problem pembangunan Jawa Tengah anatara lain, kelebihan populasi, populasi penduduk miskin masih besar, disparitas antar kawasan, kawasan Jateng Utara sebagai tumpuan, produk unggulan daerah minim, ketergantungan produk dari luar dan ancaman dan tekanan kerusakan ekologis.
“Solusi pembangunan Jawa Tengah yakni, konektivitas, kolaborasi, sinergitas antar kawasan. Kesepahaman prioritas pembangunan antar kawasan berbasis potensi dan tantangan,” urainya.
Pembentukan pertumbuhan pusat ekonomi di tiga kawasan.
“Jateng Selatan dengan poros pertumbuhannya Purwokerto dengan potensi maritim kelautan, pertanian dan pariwisata,” jelasnya.
Hal tersebut terungkap dan kegiatan Percepatan Pengembangan Wilayah Jasela di Museum Susilo Soedarman di Desa Gentasari Kroya Cilacap, Kamis (28/05/2024). (Wasis)

